(Jangan) Temui Aku

“Sayang, lusa aku ke Bandung. Ayo weekend kita ketemuan.” “Sabtu aku lembur. Minggu harus ke pameran. Maaf…”  *** “Kamu nggak pulang lebaran ini? Kenapa?” “Aku kehabisan tiket kereta.” “Bis?” “Aku mabuk.” “Pesawat!” “Aku juga nggak dapat cuti.” “Lalu….”  *** “Sayang, minggu depan long weekend loh. Aku ke kotamu ya.” “Buat apa?” “Ya buat ketemu kamu, … Lanjutkan membaca (Jangan) Temui Aku

Iklan

Sampai Ketemu

Kita memang tak akan pernah tau apa yang dirasakan oleh orang lain. Saya pun begitu. Usaha terjauh yang bisa saya lakukan adalah menerka: bagaimana perasaan teman-teman terhadap kepergian saya. Ah, mungkin mereka sedih. Ah, mungkin mereka kehilangan. Dan sebagian dari terkaan tersebut lahir dari harapan-harapan kecil yang saya tumbuhkan sendiri: bahwa saya ingin dirindukan. Selama … Lanjutkan membaca Sampai Ketemu

Ibuku Mungkin Tak Pernah Tau

Aku tidak pernah suka perpisahan. Sensasinya membuatku merasa seperti memergoki suamiku selingkuh sehabis  lari maraton : dadaku sesak, perut serasa mencelos dua setengah meter ke belakang, dan gigiku bergemeletuk sakit menahan tangis. Yah, meskipun aku belum pernah tahu rasanya memergoki perselingkuhan sehabis maraton. Dan aku juga belum punya suami... Baru saja lima belas menit yang … Lanjutkan membaca Ibuku Mungkin Tak Pernah Tau