Cinta itu (bukan) Gula

Dulu kupikir, cinta itu gula. Manis. Ada di mana-mana. Ada dalam sambal terasi buatan ibu, cinta untuk suami dan anak-anaknya. Ada dalam secangkir kopi untuk ayah, cinta setiap pagi dan sore hari. Ada dalam remah-remah roti, cinta untuk pelanggan bakery. Ada dalam buah terlarang yang mengusir manusia dari surga, cinta untuk Adam dan Hawa. Ada … Lanjutkan membaca Cinta itu (bukan) Gula

Iklan