Secangkir Penuh Rasa Muak

Tulisan ini penuh rasa benci, tidak bermaksud memprovokasi, jadi tak perlu dibaca jika tidak ingin ketularan. Saya tak pernah bermasalah dengannya sebelumnya. Setidaknya tidak dalam dua kasus terakhir. Iya, kasus. Tadinya saya bingung mau menggunakan kata apa; baik perselisihan, pergulatan, gesekan, atau kata apa pun yang sempat melintas, semuanya membutuhkan interaksi sadar kedua belah pihak. … Lanjutkan membaca Secangkir Penuh Rasa Muak

Iklan

Berantakan

Tidak semua jalan harus kita tempuh dengan berlari. Mungkin kita harus berhenti—atau dipaksa berhenti. – Fahd Djibran Kultur saya mati. Iya, mati. Kultur sel kanker kulit tipe ATCC M-19 berusia tiga minggu dua hari yang akan saya gunakan sebagai satu-satunya sampel penelitian saya. Iya. Satu-satunya. Kalo mati ya tinggal ditumbuhkan lagi kan ya. Tinggal menunggu … Lanjutkan membaca Berantakan

Revisi Pertama :D

Hari ini presentasi opmod (Optika Modern – red), materinya adalah proposal skripsi masing-masing. Saya, yang semalam hanya tidur netto dua jam demi menyempurnakan proposal saya yang pada akhirnya juga belum sempurna 😦 mendapat giliran presentasi urutan ketiga. Yang pertama, Mas Alan, dengan spektroskopi serat optiknya untuk mendeteksi kadar logam berat. Yang kedua, Awal, dengan desain … Lanjutkan membaca Revisi Pertama 😀