Tujuh Tahun Lalu

Saat ini, tujuh tahun lalu, aku sedang bingung menatap jalan-jalan yang retak, tanah yang merekah, dengan mata yang masih basah oleh air mata keterkejutan. Perabot-perabot rumahku yang pecah berantakan. Pohon-pohon tumbang. Sinyal komunikasi dan saluran televisi yang terputus. Dan kesunyian yang mencekam. Dua jam sebelumnya, aku yang masih duduk di kelas 2 SMP sedang asyik-asyiknya … Lanjutkan membaca Tujuh Tahun Lalu

Iklan