An Atom is NOT Mostly Empty: Bagaimana Memvisualisasikan Atom Sesuai Prinsip-prinsip Fisika Kuantum

“Perbandingan ukuran inti atom dengan jari-jari orbit elektron adalah 1:10.000, kira-kira seperti sebutir kelereng di tengah lapangan sepak bola, sehingga sebagian besar atom merupakan ruang kosong!” Tunggu dulu, tunggu dulu. Di mana pun kalian menemukan kalimat serupa di atas, ketahuilah bahwa itu adalah sebuah pemahaman yang keliru. Sayangnya, pemahaman semacam itu masih sering diajarkan di … Lanjutkan membaca An Atom is NOT Mostly Empty: Bagaimana Memvisualisasikan Atom Sesuai Prinsip-prinsip Fisika Kuantum

Iklan

Mengapa Fisika Lebih Suka Berbicara Mengenai Momentum, Bukannya Kecepatan? Dalam Fisika Modern dan Mekanika Kuantum, Misalnya?

Untuk menjawabnya, kita perlu memahami perbedaan kinematika dan dinamika. Kinematika adalah studi tentang gerak tanpa memperhatikan penyebab gerak tersebut, sedangkan dinamika adalah studi tentang gerak berikut penyebabnya (gaya dan torsi, misalnya). Kecepatan (velocity) adalah kinematika, sedangkan momentum adalah dinamika. Kecepatan menggambarkan geometri gerak benda, tanpa memperhitungkan hubungan dinamis antar benda yang mempengaruhi maupun dipengaruhi oleh … Lanjutkan membaca Mengapa Fisika Lebih Suka Berbicara Mengenai Momentum, Bukannya Kecepatan? Dalam Fisika Modern dan Mekanika Kuantum, Misalnya?

Bagaimana Mungkin Cahaya (Foton) Bergerak Selamanya?

“Selamanya” adalah konsep relativitas. Kita dapat menilai sesuatu sebagai selamanya karena waktu kita terbatas. Beribu, berjuta, bermilyar tahun terasa selamanya bagi kita, sedangkan bagi foton tidak demikian. Foton bergerak pada kecepatan cahaya. Pada kecepatan cahaya, berlaku konsep relativitas khusus-nya Einstein dan salah satu konsekuensinya adalah timbul dilatasi waktu (time dilation). Efeknya: waktu berhenti pada kecepatan … Lanjutkan membaca Bagaimana Mungkin Cahaya (Foton) Bergerak Selamanya?