salad days

Dinikmati Sajalah

Per tanggal 1 Nopember ini, saya resmi diterima sebagai calon dosen di Departemen Fisika FSAINTEK UNAIR, almamater saya dulu. Status saya di sini masih sebagai dosen junior, yang harus melalui tahap evaluasi selama satu tahun sebelum diangkat menjadi dosen tetap. Dan karena saya masuk tepat di tengah-tengah semester (saat masa UTS), maka otomatis saya belum kebagian jadwal mengajar. Seperti dikatakan oleh Pak Yasin, Kadept Fisika, tugas saya selama sekitar tiga bulan ke depan adalah membantu dan berguru dari dosen-dosen di KBK Biofisika/Fisika Medis, tempat saya bernaung nantinya.

Maka selama beberapa hari ini saya nyantai sekali. Kalo kebetulan ada praktikum atau ujian, saya yang disuruh jaga. Kalo pas ada kelas, saya ikut menyimak. Kalo nggak ada, yaa saya nganggur. Dan memang kebanyakan saya nggak ada kegiatan. Saya tetap datang pagi, kemudian waktu luang saya isi dengan belajar materi kuliah atau membaca buku lain sebagai selingan. Saya juga sempat izin dua hari ke Jakarta untuk mengurus proses penyetaraan ijazah di DIKTI. Waktu saya minta izin ke Kasubag Kepegawaian, dibilang “Lho baru masuk kok udah minta cuti?” wkwkwk yaa saya jawab aja sejujur-jujurnya, “Rektorat yang minta, Bu. Saya lulusan luar negeri jadi ijazah saya perlu disetarakan dulu.” 😀

Sudah beberapa minggu ini saya juga sakit nggak sembuh-sembuh. Jadi setelah absen pagi, saya kadang langsung cuss ke rumah sakit untuk periksa atau ke apotek nebus obat. Pak Tri dan Bu Tuti bahkan beberapa kali menyarankan, “Pulang saja istirahat, lagi sakit gitu.” Saya juga perlu menyiapkan berkas-berkas untuk diserahkan ke rektorat, jadi saya sering keluar untuk mengurus berkas-berkas itu. Intinya, saya masih ngerasa saya nganggur banget sampe nggak enak sendiri. Liat aja, udah bakal digaji tapi belum ngapa-ngapain >.<

Ketika saya mengeluhkan hal ini kepada beberapa orang, mereka hanya menjawab, “Sudah, dinikmati aja, malah enak kan nyantai?”

Enak sih, tapi beban…

Saya kemudian teringat pada pengalaman saya yang sudah-sudah. Tak jarang ternyata saya menghadapi situasi seperti ini. Ketika baru masuk ke lab untuk penelitian S2 dulu misalnya, saya menghabiskan sekitar tiga minggu pertama cuma duduk aja di depan laptop untuk baca-baca paper. Kecepatan saya menamatkan paper luar biasa sekali waktu itu, bisa mencapai 7 – 12 paper seminggu plus bikin ringkasan masing-masing paper di PPT dan kalo ditanya, paham banget isinya. Saya juga mengeluh pada diri sendiri saat itu. Kenapa saya nyantai banget, datang pagi pulang sore tapi yang dilakukan cuma baca, baca, dan baca. Sedangkan teman-teman saya yang lain sudah pada dapat topik penelitian, memulai eksperimen, dlsb.

Tapi waktu itu saya berpikir, “Ya sudah dinikmati saja…”

Dan ternyata benar. Entah karena saya yang terlalu tidak bersyukur ketika diberi kenikmatan berupa waktu luang, tapi minggu-minggu dan bulan-bulan berikutnya hingga saya menamatkan pendidikan S2 saya, saya suwwibuukkk luar biasa. Bahkan melebihi teman-teman saya. Saya nggak bermaksud lebay, tapi kenyataannya memang gitu. Saya bangun dan berangkat paling pagi, dan tak jarang pulang paling malam. Sering saya melewatkan jam makan siang sampe kantinnya tutup, dan terlambat membeli makan malam sampe kehabisan menu. Alhasil, seharian perut cuma keisi mie ramen instan. Intinya, beban kerja lab saya memang sepertinya jauh lebih berat ketimbang sebagian yang lain. Tapi bukan berarti saya yang paling berat, banyak juga kok yang lebih parah dari lab saya 😆 wkwkwk saya agak senang mengetahui fakta ini dulu, soalnya “saya nggak sendirian” 😆

Maka untuk situasi yang mungkin serupa seperti yang saya hadapi dulu, saya memutuskan untuk mengikuti saran itu saja. Menikmati dan mensyukuri waktu luang sebelum kamu bahkan lupa jam makan siang.

Kapan saya menulis ini? Jam sepuluh pagi, di meja kerja, tepat sebelum saya mempostingnya. Saya baru saja menamatkan satu episode Running Man sembari sarapan dan sudah mencucikan sepeda motor saya juga pagi ini.

Nganggur?

Dinikmati sajalah 😀 😀 😀

s__2768929
Saya lagi baca buku ini, bagusss 😀

One thought on “Dinikmati Sajalah

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s