senandika

Bulu Matamu Padang Ilalang

#6 Your favorite season, and why

Gugur. Ketika ilalang memenuhi padang dan mengingatkan saya pada kedalaman mata seseorang.

Saya sudah menyukai musim gugur dibanding musim-musim lainnya, bahkan meski saya lahir dan besar di negara dua musim. Saya lupa apa yang membuat saya menyukai musim gugur untuk kali pertama. Mungkin ketika saya dibelikan komputer dan wallpaper desktop kesukaan saya saat itu adalah pemandangan dedaun maple yang berguguran? Mungkin karena di game playstation favorit saya sepanjang masa, Harvest Moon, musim gugur adalah musim pendulang emas karena banyak jamur tumbuh di hutan? Mungkin karena saya lebih suka foto daun momiji yang berguguran ketimbang sakura yang bermekaran di Jepang? Atau mungkin karena saya lahir di bulan September, di pembuka musim gugur?

Saya tidak bisa ingat pastinya, yang saya tau, saya suka musim gugur. Bahkan setelah saya pindah ke negara empat musim dan menghabiskan dua tahun berkuliah master di sana, musim gugur tetap menjadi favorit saya. Musim gugur adalah waktu paling tepat untuk jalan-jalan; ketika matahari sudah tidak terlalu terik, cuaca tidak begitu panas, namun juga belum terlampau dingin. Musim gugur juga adalah musim di mana ilalang-ilalang tumbuh dan menutupi padang luas, makanya saya suka sekali hiking ke padang rumput dan perbukitan di musim ini. Sebab ilalang adalah tumbuhan favorit saya, selain bunga-bunga tentunya.

Silvergrass. Kenapa saya suka ilalang? Saya juga tidak bisa menyebutkan alasannya jika ditanya. Mungkin karena ilalang tumbuh liar namun tetap memesona? Mungkin karena lebatnya ilalang mampu menyembunyikan saya yang sukanya kabur dari dunia? *lebay*πŸ˜† Atau mungkin karena serangkai kalimat dari salah satu penyair favorit saya menggunakan ilalang di dalamnya?

β€œBulu matamu, padang ilalang.” (Joko Pinurbo)

Gugur. Ketika angin berhembus menggugurkan lembar-lembar menjari kecokelatan, mengingatkan saya pada seseorang.

Tapi saya sudah menyukai musim gugur sebelum saya mengenalnya, lantas?

Tak ada lantas. Lelaki itu hanya membuat saya semakin mencintai musim gugur saja.

# day 6 of 30 days blog challenge #

dscn3957
Foto oleh: Hendra Pebrianto (Taiwan – Februari 2015)

Di belahan bumi utara sekarang juga sedang musim gugur kan?πŸ™‚

3 thoughts on “Bulu Matamu Padang Ilalang

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s