salad days · senandika · uncategorized

Pintar Gegabah

#2 Something you feel strongly about

Mentang-mentang frasa “mencerdaskan kehidupan bangsa” ada dalam alinea pembukaan UUD 1945, tidak berarti untuk mewujudkannya adalah tugas dan tanggung jawab pemerintah saja. Terlepas dari apa latar belakang pendidikan kita, setiap orang sudah seharusnya saling mencerdaskan satu sama lain. Kata “saling” perlu ditebalkan dan digarisbawahi untuk menekankan pentingnya interaksi semua pihak dalam memberi dan menerima. Jadi, bukan dari satu pihak saja ya. Dengan majunya media (sosial maupun pemberitaan) seperti sekarang ini, salah satu cara terdekat untuk mencerdaskan sekitar adalah dengan tidak gegabah membagikan informasi yang nggak jelas kredibilitasnya.

Greget rasanya ngelihat deretan postingan di facebook yang isinya informasi nggak jelas dan seringkali menebarkan kebencian, yang seringkali justru dishare oleh guru dan dosen yang dulunya saya hormati, bahkan oleh teman sejawat dengan latar pendidikan yang nggak bisa dibilang rendah. Dungremes rasane… Kita ini sekolah tinggi-tinggi buat bikin orang lain pinter juga lho, mbak mas, nggak cuma buat memperkaya isi kepala kita sendiri T.T

Dari mana saya tau suatu tulisan atau artikel yang dishare itu perlu dipertanyakan kembali kualitas isinya? Biasanya dengan melihat judul. Dari judul aja, kalo udah berisi penggiringan opini, biasanya saya mulai meragukan isi tulisan tersebut. Beberapa sumber warta daring juga sudah masuk dalam daftar keraguan saya. Untuk tips-tips bagaimana mengenali kualitas artikel yang beredar di internet, silakan googling sendiri saja ya, sudah banyak yang membagikannya, dan biasanya malah orang-orang yang terjun di dunia jurnalisme sendiri yang angkat bicara.

Kembali lagi ke perihal gegabah membagikan informasi. Saya akan ambil contoh salah seorang dosen saya. Beliau sudah lama memperoleh gelar doktornya, di bidang IT pula. Tapi semakin ke sini saya memperhatikan perilaku beliau seperti bukan doktor lulusan IT saja. Tidak hanya informasi nggak jelas yang cenderung menebarkan kebencian, namun juga sukanya melempar isu-isu yang membodohi masyarakat. Secara langsung, beliau sama sekali tidak membantu mencerdaskan masyarakat, atau setidaknya, itulah yang bisa saya lihat. Secara tidak langsung, beliau telah menurunkan harga diri beliau sendiri dengan berperilaku menggelikan seperti itu. Ya mungkin niatnya baik dengan mengajak masyarakat berpikir, tapi rasanya saya kok sudah kehabisan alasan untuk berprasangka baik kepada beliau. Nahasnya lagi, pengikut beliau itu banyak lho, nggak sedikit yang percaya beliau, bahkan mungkin menelan mentah-mentah apa yang beliau sampaikan melihat latar belakang beliau. Lihat seberapa besar pengaruh beliau kepada orang-orang. Mbok ya akunnya dipakai untuk menyebarkan ilmu yang baik-baik gitu lho, daripada…ah sudahlah.

Siapa pun kita, apa pun profesi kita, sudah seharusnya kita berhati-hati dengan apa yang akan kita bagikan. Orang (hanya) akan melihat apa yang kita izinkan untuk dilihat. Dengan menjamurnya media sosial seperti sekarang ini, kita akan terhubung dengan satu sama lain lebih lekat daripada apa yang mungkin kita perkirakan. Siapa yang tau, apa yang kita tulis hari ini, akan mempengaruhi pola pikir seseorang hingga beberapa tahun ke depan. Saya senang sekali dengan teman-teman saya atau orang yang sebelumnya tidak saya kenal namun sering membagikan pengalaman dan tulisan-tulisan yang memotivasi orang lain untuk semakin meningkatkan kualitas diri pribadi, misalnya, atau untuk bersemangat menuntut ilmu, untuk lebih memperhatikan penegakan HAM di negara kita yang memprihatinkan, untuk meningkatkan minat baca masyarakat, dan banyak lagi hal positif lainnya, bukan sekadar status galau-galauan karena belum nemu jodoh sedangkan adek-adek kelasnya udah pada gendong cucu (lha menikah itu kan bukan lomba-lombaan to ya…) Dih, udahlah, kalo mbahas ini bakal nambah dua halaman lagi kayaknya😆

# day 2 of 30 days blog challenge #

s__1712136
Diambil di sebuah jalur hiking di Busan, Korea Selatan. (koleksi pribadi)

Oya, gambarnya kok nggak ada kaitannya dengan tulisan? Saya sengaja melakukan itu karena saya punya stok foto yang banyaaak sekali, dan nggak mungkin semuanya saya share di akun Instagram saya😀 jadilah untuk tantangan 30 hari ngeblog ini, saya sekalian akan menyisipkan hasil jepretan saya. Kalo ada yang pas dengan tema ya Alhamdulillah, tapi kalo nggak ya, gapapa lah ya:mrgreen:

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s