salad days

Sampai Ketemu

Kita memang tak akan pernah tau apa yang dirasakan oleh orang lain. Saya pun begitu. Usaha terjauh yang bisa saya lakukan adalah menerka: bagaimana perasaan teman-teman terhadap kepergian saya. Ah, mungkin mereka sedih. Ah, mungkin mereka kehilangan. Dan sebagian dari terkaan tersebut lahir dari harapan-harapan kecil yang saya tumbuhkan sendiri: bahwa saya ingin dirindukan.

Selama ini, saya tak pernah berperan sebagai pihak yang ditinggalkan. Selalu saja saya yang pergi. Sepertinya. Ya, selalu saya yang pergi. Dan terkadang, memutuskan untuk tidak kembali. Karenanya, saya pun tak pernah – atau mungkin, belum – menghadapi perasaan kehilangan itu.

Teman-teman,

Kepada saya yang tidak hangat, maafkan saya.

Kepada saya yang memutuskan untuk tidak meneteskan air mata, pun menuliskan status-status bernada melankolis sempurna, maafkan saya.

Kepada saya yang pada akhirnya hanya menjabat tangan lalu tersenyum pergi, maafkan saya.

Mungkin ini pembelaan terbesar saya: namun karena saya begitu impresif, mohon maklumi saya.

Saya selalu berkeras bahwa ini bukan perpisahan, bahwa saya hanya pergi sebentar. Tapi siapa yang tahu masa depan? Bisa jadi pada bulan-bulan yang akan datang saya memutuskan untuk tidak kembali. Atau, karena memang tidak bisa kembali. Bukan tidak mau.

Karenanya, ijinkan saya mengungkapkan segalanya sekarang:

Bahwa saya begitu berterima kasih ada kalian. Terima kasih telah menjadikan Surabaya rumah saya yang ketiga. Tanpa kalian, lima tahun tak akan terasa semudah dan secepat ini. Tanpa kalian, mungkin tangis saya tiap malam belum akan berhenti setelah dua bulan. Kalian lah yang sedikit banyak telah membentuk dan membawa saya hingga sampai pada jalan ini. Teruntuk semua doa, dukungan, kebersamaan, juga kasih sayang yang kalian curahkan: terima kasih.

Dan maaf.

Maaf karena saya pasti pernah – dan mungkin sering – punya salah.

Jika ada tangguhan yang belum saya selesaikan, mohon saya diingatkan.

Saya menyayangi kalian. Meski terbatasi lewat tulisan.

Terakhir, sampai bertemu kembali :’)

 

Di atas kereta Surabaya – Jakarta, 29 April 2014

*sumber gambar : di sini

2 thoughts on “Sampai Ketemu

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s