salad days

Random #3

#1 di rumah sakit

Hari ini saya ke rumah sakit. Mau medical check-up untuk minta surat keterangan sehat dari dokter. Di ruang tunggu, saya menoleh sekilas dan melihat seseorang yang saya kenal keluar dari ruang periksa dokter gigi.

Lho, saya kenal wajah itu. Sebentar. Astaga, itu teman saya! Errr siapa ya namanya? Rizqi, rizka, devi, lina? Sebentar sebentar. Saya tidak punya teman seangkatan bernama Lina. Aduuh siapa?! Dia anak IPS ya, iya dia anak IPS. IPS 1 apa IPS 2? Aah entah! Namanya dulu yang penting, namanya, namanya… Aarrghh siapa namanya?!

Untungnya, dia-yang-namanya-dengan-kejam-saya-lupakan tidak melihat saya. Saya pun tidak mungkin memanggilnya dengan “Hei!” lantas menerima pandangan semua orang. Tidak. Berbelas menit setelahnya saya masih berusaha memanggil keluar namanya dari ingatan saya. Dan sampai sekarang, yah, saya tetap tidak ingat siapa namanya.

#2 masih di rumah sakit

Di Laboratorium, saat menunggu giliran ambil sampel darah, nama saya dipanggil oleh seseorang.

“Septia!”

Saya menoleh.

“Eh.. Hei..” balas saya tersenyum.

Sebentar. Ini juga teman saya. Siapa namanya?! Aahh kenapa ingatan saya justru menyebalkan di saat-saat seperti ini?

“Ngapain, Sep?”

“Eh.. Ini, mau cek darah aja..” jawab saya ragu-ragu.

“Ooh.. Duluan ya..”

Tenang, tenang. Dia pakai baju perawat. Siapa teman saya yang kuliah di jurusan keperawatan? Atau radiologi? Atau yang berhubungan dengan rumah sakit selain dokter? Sebentar. Sejak kapan saya memperhatikan jurusan kuliah teman-teman saya?

Untungnya, teman saya sibuk dengan perawat lainnya. Tak lama ia keluar ruangan. Mungkin dia sedang magang, atau sudah bekerja di rumah sakit ini.

Dia pakai baju perawat. Berarti dulu kelas IPA 2? Bisa juga IPS 1. Atau IPS 2? Duuuhh yang penting namanya, bukan kelas berapa dia >.<

Setelahnya, saya masih sering berpapasan dengannya. Di ruang Radiologi, di koridor rumah sakit, dan di depan resepsionis. Dan saya belum ingat siapa namanya.

Rizka, rizke? Bukan, itu sih nama si kembar (teman saya yang lain). Errhh, siapa namanyaaa?!

Untungnya, saya punya senjata andalan: senyum. Mungkin juga ini sebentuk pertahanan diri. Ketika saya refleks tersenyum padanya, sebuah suara berbisik dalam kepala saya, “that awkward moment when…” glek! Namun dia menyambut senyum saya dengan ramahnya. Saya semakin merasa bersalah telah melupakan namanya. Sampai sekarang.

Gawat. Ini gawat. Berapa orang lagi yang harus saya temui namun tidak saya ingat namanya? >.<

Nb: Saya sedang pulang ke rumah Lhokseumawe. Teman yang saya ceritakan adalah teman-teman semasa saya sekolah dulu (SMP-SMA). Semoga salah seorang dari mereka tidak membaca postingan ini kemudian menulis komentar, “Sep, yang ketemu sama kamu tadi itu aku..”  ._.

*sumber gambar pertama di sini dan kedua di sini

5 thoughts on “Random #3

  1. sep masih ingat aku? aku ilmi temen kuliah kamu… ntar kalo udah balik ke sby aku langsung perkenalkan namaku aja kali ya? biar kamu ndak usah mengingat 😆

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s