happy time · wanna watch?

Selamat Tahun Baru

Mengakhiri tahun 2013, saya pengen bikin day notes aja tentang kejadian beberapa hari terakhir ini. Sudah lama juga kan saya nggak cerita soal hari-hari saya – cerpen fiksi mulu 😆

Kemarin pagi, seseorang mem-“bangsat”-kan saya. Waktu itu sekitar pukul Sembilan pagi, dan saya lagi sarapan sambil nonton Running Man (biasalah). Tiba-tiba saya ngerasa ada yang nggak beres di jendela kamar kost saya yang setengah terbuka. Bener aja, ada yang lagi melongok-longok ke dalam kamar. Beruntung, hanya setengah jendela atas yang terbuka, jadi dugaan saya dia nggak bisa ngelihat saya yang mendekat ke jendela kemudian pelan-pelan menarik gorden menutupnya.

Sadar ada gorden yang ditarik menutup, wanita tua berkerudung itu menyapa saya, “Eh, bangsat!”

Saya masih tolah-toleh, ini yang dimaksud siapa…tapi sapaannya dilanjutkan, “Eh kon, biadab!”

Belum juga saya membalas sapaannya karena kaget, wanita itu lanjut misuh-misuhi (memaki) saya. Oke, ini tahun kelima saya di Surabaya, jadi saya udah tahu makian khas sini nggak kayak dulu waktu semester satu.

Saya masih diam aja, dengerin dia misuh sambil ngamuk-ngamuk – yang saking dahsyat level kekasarannya, saya sampe nggak ingat dan nggak bisa nulisin kalimat-kalimat persisnya kayak gimana. Intinya, dia marah karena pohon-pohon di kebun belakang ada yang mbabat abis (ditebangi). Terus saya bilang, kalo saya cuma ngekost di sini dan nggak tau apa-apa. Eh malah tambah meletup.

“Nggak tau gimana! Yang jendelanya menghadap sini (kebun maksudnya) kan cuma jendela kamu, bangsat!” (sudah ditranslate) -ih nggak masuk akal banget-

Kemudian lanjut lagi pisuhan yang sepanjang gerbong kereta. Jadi saya panggil ibu kost yang waktu itu lagi nyetrika di depan tivi dekat kamar saya. Terhadap ibu kost, gak ada lagi makian, tapi tetep aja ngamuk-ngamuk. Akhirnya, dia pergi.

Setelahnya, bu kost bilang kalo wanita itu adalah istri pemilik pesantren sebelah kost (hah?) dan dipanggil bu Nyai (HAH?). Sering juga ngisi pengajian ibu-ibu di sekitar sini (HAH!). Ibu sama bapak kost juga gak tahu-menahu tentang kebun belakang. Intinya, wanita itu marah-marah tanpa tedeng ke orang yang salah. Bapak kost bilang mau ngomong ke suaminya nanti waktu ketemu ba’da Zuhur di masjid.

Saya bukan mau komen atau apa sih, sekedar pengen cerita aja. Memang saya make ‘dia’ alih-alih ‘beliau’ untuk menyebut wanita itu, soalnya saya udah terlanjur gak bisa hormat. Tapi saya juga gak ikut maki-maki dia, kali. Males banget kalo jadinya saya sejelek dia. Saya pikir paling dia lagi ada masalah entah apa dan yang jadi pelampiasannya saya. Atau kalo nggak gitu ya mungkin ada yang kurang beres sama kepalanya.

Oke, udah cerita pembangsatannya. Kemarin, saya baru menamatkan satu drama korea yang BAAGUUUUSSS BANGET! Serius. Judulnya Reply 1997. Ini ceritanya tentang perjalanan cinta pertama 6 sahabat. Biasa? Emang. Tapi yang bikin gak biasa itu alurnya. Reply 1997 didesain dengan alur maju-mundur yang bikin kita menebak-nebak gimana akhirnya. Seru banget, sumpah. Yang penasaran sama sinopsisnya, pasti udah banyak bertebaran di internet, googling aja. Saya cuma pengen bilang, drama ini recommended banget. Plotnya seru, humornya apik, kisah cintanya so sweet 😳 Durasinya juga nggak panjang, 16 episode masing-masing 30 menitan kecuali 2 episode terakhir sekitar satu jam. Reply 1997 saya kasih bintang lima lho, bukan toedjoe :mrgreen:

sumber : di sini

Terakhir, semalem saya ngedownload Running Man terbaru dan seneeeng banget. Kenapa? Di episode terbaru itu, Running Man akan melawan Production team. Buat yang tau RM, production team itu yang bikin misi-misi itu lho, jadi semacam bos acaranya mereka. Nah, saya naksir banget sama salah satu PD (production director)-nya. Siapa? Tentu aja si keren Cho Hyo Jin :mrgreen: Biasanya, di episode-episode RM, Cho PD cuma kelihatan profil sampingnya aja waktu nyampein misi. Jarang banget kelihatan full face. Tapi profil samping aja udah sukses bikin saya kesemsem 😳 Nah, di episode 178 kemarin, Cho PD banyak dishoot, full face, lagi! Aaaa saya sampe beberapa kali ngepause dan ngulang adegan demi Cho PD. Hahaha, lebay ya 😛 Ah pokoknya saya senang dan saranghaeeee Cho PD-niiim 😆

Lihat di sisi kiri dan kanan kedua foto di bawah (pria bertopi hitam dan berkacamata). Biasanya, beginilah penampakan Cho PD.

sumber : di sini

sumber : di sini

Sedangkan ini adalah Cho PD full face, tadaaa 😀

sumber : di sini

Sudah ya curhat supernya. Ini malam tahun baru. Pada ngapain, Reader semua? Bakar-bakar ayam, ikan, sate, mercon, kembang api? Atau sekedar surfing internet? Kalo saya sih udah sedia kopi dan donat yummy buat dicemil sambil nonton film lagi malam ini 😆 Apa pun aktivitas kita, have fun ya buat semua, dan…

Selamat tahun baru! 😀

sumber gambar : di sini

Iklan

4 thoughts on “Selamat Tahun Baru

  1. bangsat! serem banget itu manusia.
    kebun diobrak-abrik sampai segitunya, salah sasaran lagi.
    kalau menghadapi orang seperti itu, pergi jauh sambil nyanyi. Kalau udah reda jelasin, kalau ngomel lagi sirm aja pakai air selokan.

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s