happy time

Hidup di Dua Dunia

Hmm jangan keburu berpikiran ke mana-mana dulu, kali ini saya tidak berencana membuat postingan seputar amphibi atau pun mati suri. Dua dunia yang saya maksudkan adalah, dunia nyata dan dunia maya. Iya, dunia maya karena internet itu…

Reader, pernah ketemu sama orang atau punya teman yang menunjukkan kepribadian yang berbeda antara ia sehari-hari dengan yang ia tunjukkan di dunia maya, jejaring sosial misalnya? Si empunya blog ini salah satu contoh terdekatnya. Sejak saya mengenal dunia internet delapan tahun lalu (waktu masih SMP), sudah banyak sekali teman-teman saya yang bilang saya sedikit berbeda kalau hidup di dunia maya. Saya dikatakan menjadi lebih banyak omong (berani berkomentar, menyapa orang lain, dsb) dan lebih terbuka dalam berbicara. Dan saya pun mengakuinya. Singkat saja, entah kenapa saya merasa lebih nyaman saja bercuap di tempat di mana saya tidak perlu bertatapan langsung dengan lawan bicara.

Tutus lah yang mengenalkan dunia blog pada saya, dan mengajak saya untuk ikut bergabung dengannya dua tahun lalu. Sebelumnya, saya hanya mengandalkan notes (catatan) facebook saja untuk pamer tulisan, hehehe. Seketika, saya jatuh cinta. Saya merasa lebih bisa curhat melalui tulisan daripada ngomong langsung (yah, faktanya saya memang tidak punya teman dekat yang saya jadikan gelas penampung curhatan sih…). Entahlah. Saya selalu merasa kesulitan berbicara di depan orang banyak, dan berat dalam merangkai kata-kata – meskipun banyak yang bilang tidak terlihat seperti itu (dalam hal ini, saya bersyukur saja, hehe), saya juga merasa saya ini tipe yang membosankan sekali, tidak pernah bisa memunculkan topik pembicaraan dan juga sulit menanggapi obrolan, jadinya ya paling modal tersenyum saja 😦

Yah, cukuplah saya mendeskripsikan diri saya. Sebenarnya saya menulis postingan ini karena awalnya, saya merasa kalau saya hanya supel di dunia maya saja, itu tidak fair. Tidak normal. Tapi ternyata, lama-kelamaan saya menemukan kenyataan bahwa, bukan hanya saya yang memiliki keanehan yang sama. Karena saya cenderung pendiam (beberapa orang mungkin tidak setuju dengan kalimat ini πŸ˜€ hahaha), saya lebih banyak memperhatikan sekitar, dan ternyata, ada juga lho yang seperti saya! πŸ˜€

Contohnya saja, salah seorang dosen saya. Saya lebih mengenal beliau di dunia maya. Dan saya berpendapat beliau adalah orang yang rame, romantis, dan fleksibel – asik lah pokoknya. Tapi ternyata, beberapa teman saya bilang kalau beliau itu orangnya pendiam, gak banyak omong, dan menimbulkan rasa segan! Tuh, beda kan? πŸ™‚

Ada lagi teman saya. Sehari-harinya, ia jarang sekali menyapa saya. Dia juga tidak terlihat terlalu rame (entahlah, mungkin juga hanya saya yang berpikiran seperti itu). Tapi ketika di jejaring sosial, dia berbeda. Tidak hanya menyapa, tapi ia terlihat berkali lipat lebih ceria. Hmm πŸ˜€

Saya belum tahu baik-buruknya sih, berperilaku ganda seperti itu, hehehe.. Tapi sepertinya tidak hanya kami bertiga, mungkin reader juga termasuk tipe seperti itu? Menjadi lebih nyaman dan terbuka di dunia maya πŸ˜€

Iklan

17 thoughts on “Hidup di Dua Dunia

  1. Hahaha… ternyata bukan saya saja ya. Ternyata memang benar begitu adanya. Semua orang yang pendiam di dunia nyata akan lebih banyak bersuara di dunia maya (atau lebih tepatnya, melalui tulisannya). Biasanya ini ciri-ciri orang yang asyik kalau udah kenal, tapi malu2 sama orang baru.

  2. Pada dasarnya semua orang punya kebutuhan untuk bersosialisasi. Orang-orang yang kurang nyaman dengan dunia nyata seperti kita ini, eh maksudnya saya, pasti akan mencari pelarian untuk bersosialisasi. Salah satunya lewat blog.

  3. wah … malu deh ketahuan 😳
    ya, di dunia nyata saya cenderung introvert,
    tapi di dunia maya over ekstrovert hahaha πŸ˜€

    *asyik, ternyata gak sendiri πŸ˜†

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s