salad days

Pengalaman Pertama

“Janganlah meminta pada Tuhan agar Dia memberikan tugas yang setara dengan kemampuan kita. Tapi mintalah agar kita diberikan kekuatan untuk melaksanakan tugas yang diberikanNya.” – Helen Keller

Sepenggal kalimat yang kudapatkan saat kuliah Bahasa Inggris hari ini rasanya langsung mengingatkan pada keadaan saat ini – aku tersentak.

Belum lama aku mengajar – untuk pertama kalinya. Rasanya luar biasa. Belum dimulai aja udah grogi gak karuan. Merasa gak mampu lah. Mikirin ini lah. Itu lah. Oke, setidaknya itu bagiku. Pengen udahan aja pada awalnya. Nyerah. Tapi “Kamu udah punya pengalaman sebagai asdos (asisten dosen – red) kan Sep? Terus kok grogi? Nyantai ajalah, gak sesulit yang dibayangkan kok.” Mas Luthfi menyemangati sambil tertawa begitu aku menyeletuk “Grogi…” hari itu.

Aku yang masih perawan dalam urusan ajar-mengajar ini langsung diserahi urusan buat megang kelas, dengan melangkahi step sebagai guru privat terlebih dulu (padahal udah bilang kalau pengalamanku masih nol). Waktu masuk kelas, kesan pertama langsung kaget – muridku yang duduk di bangku SMP dan SMA dandanannya lebih mantap dariku – kalah cantik deh! Yah, memang selama ini aku memiliki masalah dengan selera dan mode, hahaha. Oke, cukup intermezzo-nya, kembali serius.

Mmm… Berbagai tipe anak kudapat – meski belum semua. Mulai dari yang diem banget dengan suara infrasonik, sampai yang ribut dengan suara ultrasonik ada (emangnya kedengeran?!). Dari yang tangannya nempel terus ke HP sampai yang selalu pengen maju ngerjakan soal tiap ada kesempatan. Syukur deh semua itu masih bisa kutangani. Tapi yang paling membuat bingung adalah bagaimana menyamakan kecepatan belajar sekelas, padahal kecepatan belajar tiap anak beda-beda. Ada yang punya saran?

Lebih lagi, aku memiliki PR dari LBB buat ngebikin soal dan harus dikumpulkan tiap minggunya. Aku pernah melihat draft berisi soal, poin, standar kompetensi, dan lain-lain itu ketika membantu ibunya Zumar beberapa waktu lalu (ibunya Zumar itu seorang guru) – ah, berasa jadi guru juga! Padahal aku gak ngerti apa maksudnya. Aku kan mahasiswa ilmu alam biasa, bukan pendidikan ilmu alam. (sekedar curhatan bukan guru yang pengen jadi guru) 😦

Mungkin persoalan ngelesin atau mengajar ini terdengar sangat biasa di telinga beberapa orang, tapi bagiku ini sama sekali gak biasa. Untuk mampu mengajar, aku harus mampu memenangkan kepercayaan diri di atas rasa maluku. Mengedepankan keberanian ketimbang ciutnya nyaliku. Membuang topeng-tanpa-ekspresi itu. Belajar menjadi pribadi yang lebih supel dan fleksibel (ini nih yang paling susah -.-). Dan yang paling nyata adalah, harus mampu menghafal jalan dan gak nyasar ke tempat LBB supaya Zumar gak perlu repot mengantar-jemput setiap hari 😀

Seperti yang pernah ibuku katakan, “Gak ada yang salah jadi orang yang hanya berbicara seperlunya, gak ada yang salah jadi orang tertutup, tapi bukan di setiap kesempatan. Di tempat-tempat tertentu, kamu perlu menjadi orang yang terbuka dan berani. Gak akan ada yang tau kemampuanmu kalau tidak kamu tunjukkan.”

Untukku yang sedang beradaptasi dengan lingkungan baru, semangatlah! Sulitnya pasti hanya ada di awalnya saja, ketika telah terbiasa, semua akan terasa lebih ringan. Untukku yang selama ini memiliki sejuta teori, sekarang saatnya untuk mempraktekannya. Teori itu kelihatannya mudah, indah, dan menyenangkan, tapi sebenarnya juga sulit, terlebih lagi prakteknya. Untukku yang masih miskin pengalaman, beranilah! Sampai kapan mau hidup dalam tempurung terus, dunia ini luas. Terlebih, dunia ini kejam! Namun indah bagi yang mensyukuri dan mencintai pekerjaannya.

Ya, jangan pernah lelah menyemangati diri sendiri.

Iklan

4 thoughts on “Pengalaman Pertama

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s