bookworm's

Madre – Dee

“Tidak semua perenungan itu berujung pada jawaban. Seringkali, malah pertanyaan barulah yang lahir. Tak mengapa. Bagi saya, hidup adalah proses bertanya. Jawaban hanyalah persinggahan dinamis yang bisa berubah seiring dengan berkembangnya pemahaman kita. Namun, pertanyaanlah yang membuat kita terus maju.” – Dee

“Inilah cinta. Inilah Tuhan. Tangan kita bau menyengat, mata kita perih seperti disengat, dan tetap kita tidak menggenggam apa-apa. Itulah cinta. Itulah Tuhan. Pengalaman, bukan penjelasan. Perjalanan, bukan tujuan. Pertanyaan, yang sungguh tidak berjodoh dengan segala jawaban.” – Dee, Semangkok Acar untuk Cinta dan Tuhan

“Izinkan wajahku menjadi wajah telaga

Merona saat disulut cinta

Menangis saat batin kehilangan kata

Memerah saat dihinggapi amarah

Menggurat saat digores waktu

Izinkan wajahku bersuara apa adanya

Bagai telaga yang tak menolak lumut juga lumpur

Namun tetap indah dalam teguh dan ikhlasnya

Kepada udara, kepada surya, kepada alam raya

Menanti engkau yang melayang mencari arti hingga dini hari datang.”

– Dee, Wajah Telaga

*dikutip dari karya indah Dewi Lestari yang terbit tahun ini : Madre, kumpulan cerita yang terdiri dari 13 karya fiksi dan prosa pendek. Tulisan-tulisannya selalu inspiratif dan luar biasa.

Iklan

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s