garden of words

Bangsaku

Aku kasihan dengan kelemahanmu,
Bangsaku, namun sikapku ini justru
Memperparah kelemahanmu, yang memuji-muji
Dan tetap memelihara kemalasan yang
sia-sia bagi kehidupan.
Dan hari ini aku melihat
Kelemahanku yang jiwaku membencinya
Dan merasa takut.

Hipokrit menjadi agamamu, dan
Kesalahan adalah kehidupanmu, dan
Kekosongan adalah akhir hidupmu; mengapa,
Kemudian, kamu masih hidup? Bukankah
Kematian merupakan satu-satunya hiburan dari
Kemalangan ini?

Kemanusiaan adalah sebuah sungai yang jernih
Arus airnya bernyanyi dan membawa
Rahasia gunung menuju
Hati sang laut; namun kamu,
Bangsaku, adalah
Rawa-rawa beku yang hanya berisi serangga
Dan ular beracun.

oleh : Kahlil Gibran

Iklan

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s