salad days · this is college

Kenapa Aku Suka Biofisika

Sekarang aku tau kenapa aku suka Biofisika…

Aku suka kisah-kisah epik dan kepahlawanan. Aku suka mitos-mitos dan legenda yang kelihatannya sangat khayal buat dunia sekarang ini. Aku suka cerita-cerita beralur rumit dan panjang dalam novel. Aku suka cerita-cerita beralur cepat dan berstrategi khasnya thriller. Aku suka kisah-kisah berlatar sains fiksi penuh fakta-fakta ilmiah yang manipulatif, permainan logika dan teka-teki, juga isu-isu kontroversional. Aku suka mengisi TTS dan juga bermain catur, kakuro, Sudoku, dan permainan angka-angka lainnya. Aku juga suka main halma, monopoli, dan game-game RPG di PC ataupun PS yang butuh strategi, kesabaran dan perjuangan lama untuk menyelesaikannya dan kata sebagian besar orang ‘lambat dan membosankan’.

Dan aku menemukan semua kesenangan itu dalam Biofisika…

Apa hubungannya?

Biofisika itu, seperti namanya, adalah gabungan fisika dan biologi, atau biologi dan fisika. Seperti kata dosen-dosen Biofis-ku, Biofisika itu mempelajari seluruh aspek-aspek Biologis dari segi fisisnya, atau, penjabaran Fisika dalam seluruh bahasan Biologi. Yah, intinya Fisika di dalam Biologi. Gitu…

Kita semua pasti tau kan, gimana itu Biologi? Yah, penulis gak akan bahas panjang lebar tentang Biologi di sini, tapi bagiku, Biologi itu seperti sebuah cerita dengan hierarki-hierarki yang indah. Cerita tentang kehidupan dengan segala isinya yang selalu menimbulkan decak kagum. Cerita tentang makhluk hidup yang belum kita ketahui sepenuhnya dan seluruhnya. Biologi itu, banyak tulisannya, ya kan? Banyak kalimat-kalimat penjabarannya, deskriptif, ekspositif, pokoknya asik banget bacanya. Apalagi tentang manusia. Morfologi, anatomi, dan fisiologi tubuh manusia membuat kita semakin mengenal diri kita sendiri. Cacat-cacat dan penyakit membuatku sadar untuk lebih mencintai dan menjaga titipan Tuhan ini. Bagiku, Biologi itu pemuasan hasrat dari salah satu hobiku : membaca.

Itu yang pertama. Kedua adalah kaitannya dengan Fisika. Sejak dulu aku kagum dengan Fisika. Yah, lebih tepatnya, aku kagum dengan Astronomi lebih dulu, baru Fisika, hehe. Sejak aku belum menginjak bangku TK, ayahku (baca : Romo) sudah membelikanku buku-buku tentang planet, bintang-bintang, satelit, astronot, pesawat ulang-alik, dan lain-lain. Karena itu, mungkin disiplin ilmu yang pertama kali kukenal adalah Astronomi. Buku-buku itu masih ada sampai sekarang. Buku berhargaku. Itulah mengapa cita-cita pertamaku adalah menjadi seorang astronot. Hehe…

Beberapa tahun kekagumanku pada Astronomi, aku baru menyadari kalau ia memiliki anak bernama Fisika. Ini berawal saat aku membaca buku-buku Astronomi lainnya dan di situ aku melihat cacing-cacing (baca : integral), segitiga terbalik (baca : diferensial), simbol-simbol aneh yang gak jelas apa maksudnya bergandengan dengan angka-angka (baca : abjad Yunani), dan tulisan-tulisan aneh lain yang baru kuketahui maknanya bertahun kemudian setelah aku mengenal Fisika. Bertambah satu lagi kekagumanku : FISIKA.

Sejak saat itu, aku mulai membaca buku, tulisan, dan artikel apa pun yang berhubungan dengan bidang eksak yang konon katanya paling ditakuti anak sekolahan ini. Betapa kagetnya aku, ternyata displin ilmu yang paling dekat dengan perkembangan teknologi yang luar biasa pesat saat ini adalah dia, Fisika! Fisika juga adalah salah satu jalan untuk memahami kekuasaan Sang Maha Pencipta. Makanya, salah jalan banget ilmuwan-ilmuwan (terutama Fisikawan) yang malah jadi atheis setelah berkecimpung dan tenggelam dalam bidang ini.

Setelah kuliah di bidang ini pun, aku semakin takjub saja. Memang, gak bisa dipungkiri kalau terkadang aku merasa down dan putus asa ketika menyadari betapa sulitnya aku memahami induk dari segala ilmu eksakta dan anak dari filsafat ini. Urutannya gini : Filsafat – Astronomi – Fisika – Kimia – Biologi – ilmu terapan lainnya seperti teknik, kedokteran, farmasi, dll. Nah, inilah hierarki disiplin keilmuan yang pernah aku ketahui.

Fisika, membuka pikiran kita tentang rahasia segalanya, dari makro ke mikro, dari alam semesta ke atom, dari benda mati ke makhluk hidup, tahukah kita, semuanya dikaji dalam Fisika. Oke… Bertambah lagi cintaku…

Itulah, Biofisika : Fisika dan Biologi, Biologi dan Fisika. Kesenanganku pada keduanya tercakup dalam satu bingkai. Hobi membaca dan kekagumanku pada Fisika bermuara pada satu samudera, Biofisika…

Iklan

2 thoughts on “Kenapa Aku Suka Biofisika

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s