sky of words

Maya, Nyata, dan Firasat

Apa yang terlihat tidak selamanya mengungkapkan yang ada.

Apa yang tidak terlihat belum tentu tidak ada.

Mata, tidak jarang keliru menangkap hakikat sesuatu,
meskipun ya, mata jauh lebih baik daripada telinga
yang mudah diperdaya oleh keambiguan lidah
yang telah mengelabui manusia sejagat raya.

Mata, terkadang mampu membaca apa yang tak mampu perkakas lainnya indera.

Namun tetap saja, mata, tidak jauh lebih baik daripada telinga
yang mudah disanjung lidah,
tangan yang sering melampaui batas,
ataupun lidah yang menyakiti tanpa ampun.

Mata, sering kali melewatkan apa yang tidak seharusnya terlewat.

Mata, sering kali membaca apa yang tidak patut dibaca.

Mata, sering kali menggoda hati untuk jatuh cinta.

Ya, mata, bukan tanpa cacat ia ada.

Bukan tanpa celah ia tercipta.

Mata juga mudah terkelabui.

Mata juga mampu mengelabui.

Namun, tidak begitu halnya dengan hati.

Dari segala ciptaanNYA pada jasad tempat bersemayamnya ruh dan jiwa,
sepertinya benar adanya,
bahwa hatilah yang paling jujur berkata…

Surabaya, 8 Maret 2011 – pukul 21.24
*bertanya-tanya aku : ada apa?

**Silakan Berkomentar~! ^.^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s